Tips mempersiapkan presentasi yang elegan - @infounpas
contact@infounpas.com 087823327307
Tips mempersiapkan presentasi yang elegan
April 3, 2017
0

Hallo Barudak Unpas

 

Pada kesempatan saat ini saya sebagai penulis akan membahas mengenai tips mempersiapkan presentasi yang elegan. Biasakan untuk membaca yaa.

Permasalahan yang sering dialami oleh mahasiswa, “aduh, besok aku presentasi, belum ngafalin. Tapi materinya aja aku gatau.” ujar Mahasiswa yang sedang panik karena besok akan presentasi dan belum menghafal. Sedangkan kawannya yang berada satu kelompok, sudah siap untuk presentasi, karena dia sudah mempersiapkan materinya. Alhasil, mahasiswa yang belum siap untuk presentasi, semalaman mencoba untuk membaca materi yang akan dipresentasikan. Eh ditambah lagi, dia datang terlambat masuk kelas, akhirnya dia tidak bisa ikut presentasi dengan kawan yang lain. Sedihkan? Nah oleh karena itu, persiapkan materinya dari jauh hari, agar ketika akan mendekati harinya untuk presentasi, kita tinggal sedikit mengulas kembali materi yang akan kita jelaskan.

 

Presentasi merupakan hal yang sangat penting untuk kita ikuti. Karena, Dosen selalu akan memberi penilaian ketika presentasi, penilaian untuk penyaji dan penyimak. Jangan sampai, kita menganggap kegiatan presentasi sebagai kegiatan yang biasa-biasa saja. Seorang Dosen akan mengetahui kemampuan mahasiswa dari kegiatan presentasi tersebut. Jika mahasiswa yang presentasi itu hanya mampu membacakannya saja, ada kemungkinan mahasiswa tersebut kurang paham mengenai materinya.

 

Tidak hanya mampu membacakannya saja, seorang penyaji harus mampu menjelaskan materinya. Mengapa harus mampu menjelaskannya? Karena, agar dimengerti oleh penyimak yang sedang memperhatikan presentasi tersebut. Layaknya seperti seorang Dosen yang sedang menjelaskan materi. Jangan sampai penyimak tidak mengerti apa yang dijelaskan oleh penyaji, sehingga, penyimak memilih untuk mengobrol dengan yang lain.

 

Sebagai mahasiswa, saya pun sering merasakan hal itu dalam presentasi. Terkadang saya menjadi penyimak yang pasif. Nah penyimak yang pasif ini biasanya secara sukarela dia memperhatikan presentasi, tetapi tidak mendapatkan informasi dari penyaji. Tidak enak kan, kalau kita sedang berbicara sedangkan lawan bicara kita tidak mendengar atau tidak mendapatkan informasi dari apa yang kita bicarakan. Alhasil, apa yang kita bicarakan hanya sia-sia saja.

 

Sekarang saya ingin memberikan tips mengenai mempersiapkan presentasi yang elegan, agar mantan kita terpesona ketika melihat kita sedang berpresentasi, eh bukan itu tujuannya hehe. Tujuannya untuk mendapatkan penilaian yang bagus dari Dosen dan menyampaikan informasi yang jelas kepada penyimak. Tips mempersiapkan presentasi yang elegan;

 

1. Kuasailah materi yang akan disampaikan. Caranya dengan membaca materinya atau membaca buku-buku yang berkaitan dengan materi. Jadikan buku sebagai sumber bacaan untuk menambah informasi yang akan disampaikan.

2. Buatlah Power Point yang menarik. Penyimak akan lebih tertarik untuk menyimak dan sisipkan sebuah gambar atau video dalam PowerPoint. Karena Power Point sebagai media untuk penyampaian materi. Agar nantinya presentasi yang akan kita lakukan menjadi interaktif antara penyaji dan penyimak. Jangan pasang foto mantan di Power Pointnya.

3. Pakailah metode presentasi yang menyenangkan. Misalnya, di awal menggunakan ice breaking terlebih dahulu. Gunanya untuk menghibur penyimak agar lebih fokus untuk menyimak. Tetapi jangan terlalu banyak ice breakingnya, bila terlalu banyak akan menjadi tidak fokus bagi penyimak ketika memasuki penjelasan materi.

 

Itu 3 tips dari saya mengenai cara membuat presentasi yang elegan. Ayo kita sama-sama menjadi mahasiswa yang siap untuk menjadi penyaji dan penyimak dalam kegiatan presentasi. Karena dalam kegiatan presentasi, terdapat banyak ilmu yang akan kita dapatkan. Pergunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya. Jangan dipakai untuk mikirin jodoh aja ya mblo hehe. Selamat berpresentasi bagi yang akan presentasi. Hallo

Arif Fauzan Rakhman

Arif Fauzan Rakhman

Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah.
Arif Fauzan Rakhman