Tak ada penyesalan bagi Mahasiswa yang salah Jurusan - @infounpas
contact@infounpas.com 087823327307
Tak ada penyesalan bagi Mahasiswa yang salah Jurusan
July 19, 2017
0

Hai barudak Unpas yang kece. Bagaimana nih libur panjangnya? Atau malah sibuk di kampus untuk mengikuti Semester Sisipan? Hehe. Ya, apapun yang sedang kita lakukan, semoga menjadi hal yang bermanfaat bagi kita dan terasa untuk orang lain. Pada kesempatan ini, dalam artikel ini akan saya sampaikan mengenai “Tidak ada penyesalan bagi Mahasiswa yang salah Jurusan.”Mungkin ada yang pengin pindah jurusan atau kuliah, nah bisa dibaca terlebih dahulu. Mudah-mudahan bisa berpikir ulang keinginannya untuk pindah, hehe.

Sudah bertahun-tahun kita menempuh pendidikan di Indonesia. Banyak yang kita dapatkan pada proses pembelajaran.  Kita mengawali proses belajar di sekolah dasar sampai sekolah menengah pertama. Kita pasti tahu di waktu ini banyak sekali mata pelajaran yang diajarkan guru, Sejarah yang erat dengan hafalan tahun, pendiri dan nama kerajaannya, Biologi dengan bab reproduksi yang sangat ditunggu-tunggu bagi teman kita yang berpikiran mesum, kita juga sih.

Selain itu, ada mata pelajaran Olahraga yang pengajarnya tidak berbadan atletis sebagaimana mestinya. Ya, tibalah kita di masa anak baru alay, masa putih abu-abu. Mereka yang masih pengin belajar sambil bermain pasti masuk SMA (Sekolah Menengah Atas), biasanya mereka adalah anak-anak yang cita-citanya pengen kuliah seperti pendidikan, dokter, sastra. Bagi mereka yang sudah bosan dengan teori-teori dan suka dengan lapangan masuknya SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).

Selanjutnya, masa SMA/SMK berlalu dan tibalah masa kuliah. Masa kuliah adalah fase yang diibaratkan seperti pribahasa bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Bukan lagi Mata Pelajaran, tetapi sudah berganti menjadi Mata Kuliah, lebih banyak dari biasanya, porsinya bukan bikin kenyang tapi bikin pusing. Mempelajari lebih dalam mengenai ilmu pengetahuan yang dipelajarinya. Misalnya, dulu belajar Mata Pelajaran komputer hanya ditugaskan untuk membuat gambar atau teks, bila diperkuliahan mungkin diajarkan bagaimana membuat sebuah tayangan yang kreatif.

Masa kuliah adalah masa yang sangat riskan, harus mempersiapkan pengetahuannya, takutnya ada penyesalan ketika sudah memasuki perkuliahan. Karena masa ini diperkirakan akan dijalani selama 3,5 s.d. 4 tahun, faktanya setelah lulus banyak yang baru nyadar ternyata kita salah jurusan. Akhirnya frustasi masuk ke bidang pekerjaan yang tidak disukai. Oleh karena itu, harus mempersiapkan segala pengetahuannya dalam bidang tersebut dan sudah mempunyai keinginan setelah lulus akan bekerja di mana.

Bagi mereka yang masih belajar dan sempat membaca artikel ini, teruslah mencari jati diri dan bakat kalian sedini mungkin meski faktanya harus melawan ego akan posisi jabatan tinggi yang menggiurkan dan menjauhkan dari passion sesungguhnya itu susah. Bagi mereka yang masih belajar dan tidak sempat membaca artikel ini, teruslah manjalani alur pendidikan sesuai versi terbaik masing-masing. Bagi mereka yang sudah terlanjur, tetap harus bersemangat dengan kerasnya sebuah kehidupan. Karena kita harus mampu berdiri tegak dan berjalan menyusuri segala lika-liku kehidupan. Tumben penulisnya bijak, hehe.

Apapun yang kita kerjakan pada hari ini, selalu akan ada kegunaannya di hari esok. Karena tidak mungkin akan ada hari ini bila hari kemarin tiada. Bila kita terus-menerus menyesalinya, mungkin kita adalah orang yang gagal di hari kemarin. Kegagalan yang dilakukan oleh dirinya sendiri. Kita patut menyukurinya, dapat menikmati proses pembelajaran sampai tingkat Universitas. Belum tentu orang lain mampu untuk mencapai tempat di bangku perkuliahan. Intinya salah jurusan bukanlah hal yang harus kita sesalkan, kenyataannya selalu ada hal yang kita dapatkan selama proses tersebut. Bisa mendapatkan teori, praktik atau jodoh, hehe.

Arif Fauzan Rakhman

Arif Fauzan Rakhman

Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah.
Arif Fauzan Rakhman