Ini dia, Empat Keunggulan PTS dibandingkan PTN! - @infounpas
contact@infounpas.com 087823327307
Ini dia, Empat Keunggulan PTS dibandingkan PTN!
April 1, 2017
0

Hola, gengs!

Sebentar lagi tahun ajaran baru akan dimulai nih. Sebentar lagi bakal datang adik-adik calon mahasiswa baru (a. k. a maba) yang gemes-gemes tentunya. Kamu punya adik, tetangga, atau saudara yang bakal lulus SMA tahun ini?  Siap-siap deh ya. Tapi, tunggu dulu, mungkin mereka sekarang lagi pusing nih menentukan pilihan antara pilihan untuk masuk PTN atau PTS nantinya. Kalau berniat untuk masuk PTN, mereka pastinya akan bekerja lebih keras karena persaingannya semakin ketat, di sisi lain mereka agak kurang yakin kalau memilih masuk PTS. Nah, sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Bandung, Mimin yang anak Unpas tentunya bakal ngasi beberapa poin keunggulan PTS dibandingkan PTN yang mudah dimengerti oleh calon mahasiswa. Check this out!

 

  1. Tempat terbaik yang senantiasa menerimamu

Adik-adik calon mahasiswa pastinya galau melihat pola persaingan masuk PTN. Dengan kursi yang minimal, mereka harus bersikut-sikutan dengan pelajar lain untuk memperbutkan jatah yang makin lama tampak semakin sedikit. Mending kalau pada akhirnya usaha mereka dapat terbayar dengan masuk kesana, bagaimana kalau tidak? Tentunya, peluang dalam persaingan tetap akan ada dua sisi –berhasil dan gagal. Yang akhirnya ngga masuk ke PTN, bukan berarti mereka bodoh atau bukan yang terbaik, melainkan karena memang jatah kursinya saja yang memang sedikit.

Nah, itulah kenapa PTS merupakan tempat terbaik yang akan senantiasa menerima adik-adik calon mahasiswa. Jelasnya, bisa dihitung saja ada berapa perbandingan jumlah PTN dan PTS setidaknya di lingkup kota Bandung. Bila melihat peta persaingan, maka PTS dapat dikatakan berjumlah lebih banyak dan bervariasi. Kampus yang lebih banyak tentunya berbanding lurus juga dengan jatah kursi mahasiswa. Jadi, selow aja, karena PTS bakal menerima kamu kok 🙂

Soal kualitas, jangan berpikiran jelek dulu. Mimin kasih tahu ya, kebanyakan dosen yang biasanya mengajar di PTS lebih variatif karena berasal dari lulusan PTN dan PTS. Pun, ada juga dosen PTN yang memang punya jam lebih untuk mengajar di PTS. So, bisa jadi dosen yang di PTN A bisa jadi sama juga orangnya dengan di PTS B, misalnya. Selain kualitas dosen yang mirip-mirip, tentunya infrastruktur pendukung juga mirip-mirip kok. Biar gampang, bisa cek deh akreditasi kampus PTS yang disukai di internet atau kalau perlu datang aja ke kampusnya untuk cek langsung. Bisa juga pake cara yang lebih mudah sih, lewat nanya langsung sama kenalan atau alumni satu sekolah yang kuliah di kampus bersangkutan. Siapa tahu jadi gebetan baru kan?

 

  1. Mekanisme masuk yang tidak membuat stres

Masuk PTN sekarang luar biasa ribet dan butuh extra effort, iya ngga? Kadang-kadang, cerita mereka yang gagal masuk PTN itu lebih condong alasannya pada mekanisme tes, apalagi kalau misalnya program studi yang diminati itu berada di lintas jurusan –yang di tes seleksinya harus mengambil dua konsentrasi umum baik itu Sains maupun Sosial. Selain memberatkan, mekanisme tes masuk juga ngga menjanjikan peluang masuk yang besar, ditambah biaya banyak yang dikeluarkan kalau banyak mengikuti pola masuk tes, dari yang SBMPTN sampai seleksi khusus universitas.

Makin banyak effort yang dikeluarkan kadang ngga sebanding juga dengan hasilnya. Banyak loh kasusnya calon mahasiswa yang gagal masuk PTN itu sampai menunggu dan mengulang tes seleksi beberapa tahun hanya demi masuk PTN, juga uang yang habis buat les privat segala macamnya bukan main banyaknya. Nah, gimana dong kalau buat adik calon maba yang ngga mau rugi umur juga rugi finansial? Ya udah, masuk aja PTS, hehe. Beberapa PTS memang ada yang masuk lewat jalur tes, tapi ngga serumit tes PTN. Tapi kebanyakannya, kalian bisa masuk PTS tanpa tes loh!

 

  1. Mahasiswa tidak terbebani subsidi secara moral

Memang sih, kuliah di PTS itu cenderung lebih mahal dari PTN, meskipun trennya itu sekarang biaya PTN juga saingan sih sama PTS tergantung fakultas dan program studi yang bersangkutan sih apalagi kalau akreditasinya udah A. Nah, khusus PTN itu sebenarnya mereka masih menerima subsidi dari pemerintah, tentu hubungannya dengan subsidi itu kan penggunaan pajak dari rakyat kan ya. Selain itu, juga ada PTN yang menggunakan sistem subsidi silang yang sekarang dinamakan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang belibet banget tingkatannya. Begitupun biasanya sistem beasiswa PTN yang mayoritasnya murni bantuan pemerintah.

“Bukannya subsidi itu enak ya?” Eit, nanti dulu, karena setiap pemberian subsidi tentunya bakal diminta pertanggungjawaban loh. Mereka yang disubsidi tentunya harus memberikan nilai lebih sebagai salah satu bentuk terima kasih, umumnya sih harus berprestasi. Kalau subsidi itu diperuntukkan buat orang yang tepat yang tepat sih ngga masalah, tapi bakal jadi beban moral buat mahasiswa yang merasa menggunakan subsidi. Nah loh, setidaknya kalau masuk PTS itu ngga seribet PTN yang dana-dananya masih banyak menggunakan bantuan pemerintah.

“Terus, kalau kuliah PTS bakal mahal banget dong?” Ya ngga juga, buat mahasiswa nya ada juga sistem beasiswa kok, cuman biasanya mayoritas itu beasiswa korporat/perusahaan yang udah kerjasama dengan pihak kampus. Jadi, buat kamu yang berprestasi itu di PTS juga ada kok sistem beasiswanya. Buat kamu yang ngerasa berkecukupan, juga ngga ada beban moral tuh pake dana subsidi dari pemerintah, hehe.

 

  1. Latar belakang mahasiswa yang beragam

Kalau soal mahasiswa, sebenarnya itu di PTN dan PTS mirip-mirip. Kalau belajar di kelas, untuk satu mata kuliah itu bisa bertemu dengan lintas angkatan dari yang paling tua dan paling muda. Jadi, fleksibilitasnya sebenarnya mirip tergantung individu dan mata kuliah yang diambil. Cuman, terakhir ini PTN sudah mulai membatasi umur mahasiswa yang mendaftar terhitung pada tahun berapa mereka lulus SMA.

Contohnya, kalau calon mahasiswa mandaftar di tahun 2017 itu maksimal angkatan yang boleh mendaftar itu 2013 ke bawah, berarti tahun 2012 ke atas sudah tidak bisa mendaftar. Nah, kalau di PTS semua bentuk fleksibilitas itu masih ada dan lulusan tahun berapapun bebas bisa daftar. Jadi, jangan heran kalau di satu kelas yang sama bakal ketemu mahasiswa yang secara umur dan angkatannya bisa tua banget 😀  Juga, kalau di PTS itu biasanya ada semacam kelas ekstensi/kelas karyawan, jadi latar belakang mahasiswanya makin beragam. Tidak jarang, ada juga mahasiswa yang berkuliah tapi juga sedang bekerja di perusahaan.

Nah, keuntungan dari pergaulan yang beragam dari latar belakang mahasiswa itu bisa menambah pergaulan dan koneksi loh. Selain itu, pola pikir juga semakin berkembang sehingga nantinya mahasiswa cepat membuka diri dan paham akan dunia kerja ke depan.

 

Yup, itu adalah beberapa keunggulan PTS dibandingkan PTN. Gimana gengs, tertarik ngga masuk PTS? Semoga selalu diberikan pilihan terbaik ya!

miftahulfikri
Follow me

miftahulfikri

Mahasiswa Ekstensi - S1 Teknik Industri 2016 | Penulis buku #SemusimCinta | IG : miftahulfk
miftahulfikri
Follow me