Alasan mengapa anak Akuntansi sangat layak jadi Pendamping Hidup - @infounpas
contact@infounpas.com 087823327307
Alasan mengapa anak Akuntansi sangat layak jadi Pendamping Hidup
May 28, 2017
0

Anak-anak akuntansi itu merupakan calon pendamping hidup yang memang pantas untuk dipertimbangkan. Mengingat value added yang diberikannya dimasa yang akan datang tidak terkira besarnya. Kamu tidak akan menyesal menjadikan mereka pacar atau bahkan membawanya hingga ke jenjang pernikahan. Karena memiliki pasangan anak akuntansi ibarat berinvestasi dimasa sekarang guna mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dimasa yang akan datang.

Berikut adalah 6 alasan, mengapa kamu (khususnya yang jomblo) harus mempertimbangkan menjadikan anak akuntansi sebagai pacar atau bahkan membawanya hingga ke jenjang yang lebih serius. Check it out!

1. Mereka Hidup dengan Seimbang

Nah… untuk hal yang satu ini nih,  jangan ditanyakan lagi.. anak-anak akuntansi sudah benar-benar hafal harga mati konsep ini. Balance atau seimbang adalah suatu konsep dalam akuntansi dimana sisi debet dan kredit harus sama. Dalam artian disini adalah bahwa kehidupan dunia dan akhirat itu harus dijaga tetap seimbang, tidak boleh berat sebelah. Jadi kawan-kawan, meskipun anak akuntansi itu sangat sibuk dan benar-benar ambisius mengejar cita-cita berbau duniawi, mereka bukanlah orang yang hedonis atau mementingkan dunia semata. Meskipun mereka sangat sibuk, tentunya mengejar kebahagiaan di Akhirat dengan beribadah dan beriman kepada Tuhan.

2. Waktu Kuliah Wajahnya Kumel, Tapi Masalah Masa Depan Sudah Pasti Cerah!

Kalau dibandingkan dengan jurusan saudaranya, wajah-wajah anak akuntansi memang tidak terlalu wah atau kinclong, tapi jangan salah kaprah, meskipun begitu mereka semua memiliki  masa depan yang kinclong-kinclong. Mereka tidak mau mengahabiskan banyak uang hanya untuk bersolek semata, karena hanya akan menghabiskan uang orang tua. Anak akuntansi akan lebih memilih memikirkan penampilan yang wah jika kelak ia sudah mampu menghasilkan uang sendiri. Wajah boleh pas-pasaan, tapi kelak kamu akan terpesona dengan penampilannya. Ibarat berakit-rakit kehulu, berenang-renang dikolam renang, … aduh… ketepian maksudnya.

 

3. Mereka Sangat Bertanggung Jawab

Nah ini yang penting… kalau masalah tanggung jawab, anak-anak akuntansi itu bukan orang yang pengecut, bangku kuliah akuntansi telah banyak mengajarkan kepada mereka arti dari setiap tindakan yang mereka lakukan. Mereka akan mempertimbangkan tindakan yang diambil dengan mempertimbangkan Return dan Resiko yang diambil. Lalu dari mulai tugas, ujian semester, dan ujian kejiwaan (terkait tugas mereka yang segunung…). Mereka sudah benar-benar dapat diandalkan dalam masalah tanggung jawab.

4. Mereka Konsisten

 

Perlakuan akuntansi yang sama harus ditetapkan pada kejadian yang serupa dari periode ke periode oleh suatu entitas. Metode akuntansi yang dipakai dapat diubah dengan syarat metode yang baru diterapkan menunjukkan hasil yang lebih baik dari metode yang lama. Pengaruh atas perubahan penerapan metode harus diungkapkan dalam laporan keuangan. Dalam ilmu akuntansi, ada prinsip konsistensi yang harus mereka pegang. Dimana standar yang dipakai tidak boleh berubah-ubah. Jadi, anak akuntansi itu sudah benar-benar dilatih dan ditanamkan yang namanya jiwa konsistensi.

Jadi tidak heran, kalau anak akuntansi itu adalah orang-orang yang setia terhadap pasangan. Jadi jika kamu berpasangan dengan anak akuntansi, jangan khawatir dia nikung deh… karena dia tidak akan pernah nikung, karena jiwa konsistensi sudah benar-benar tertanam kuat dalam jiwanya masing-masing.

 

5. Kamu dapat kandidat yang cermat mengurus keuangan.

Banyak pasangan yang ribut mengatur keuangan setelah nikah, tapi tidak untuk anak lulusan akuntansi. Bagi mereka mengatur keuangan rumah tangga adalah sesuatu yang manageable.

Dalam mengatur keuangan, dia adalah pribadi yang sangat cermat. Kamu akan menemukan orang yang tepat dan telaten dalam mengatur semuanya.

  1. Ilmunya bisa diterapkan saat kamu belanja di mall.

Anak akuntansi sudah mengetahui cara memperoleh laba yang maksimum dan bagaimana cara menarik konsumen agar membeli produknya terutama dengan trik discount itu, “Sayang, itu bener diskon, tapi harganya masih mahal, lho.” Kamu nggak bakal mudah cling-cling saat melihat ada diskon di mall. Kamu nggak lagi mudah tertipu…

Gimana? Sudah punya gambaran konkrit kan tentang anak akuntansi?

Buat kalian yang masih jomblo, masih mau cari yang jurusan lain? Think again…

Buat yang baru jadian dengan anak akuntansi, selamat ya… Pilihan kalian sudah tepat, pertahankan ya…

Buat yang sudah lama pacaran dengan anak akuntansi, tunggu apalagi, langsung tancap gas, kenalkan dia ke orang tua!